Mengenai Projek ini
Executive Summary
Survei Debit Sungai di Kota Palembang, Sumatra Selatan
Metodologi Survei Debit atau Arus Sungai
Survei hidrologi pada pekerjaan ini fokus pada pengukuran debit sesaat untuk area Sungai…… Perhitungan debit dilakukan dengan metode cross-section kedalaman sungai dan cross section kecepatan aliran. Cross-section sungai merupakan data yang menjelaskan bagaimana bentuk sungai yang sebenarnya secara tegak lurus terhadap aliran sungai. Data ini akan diperlukan sebagai luas penampang sungai yang akan dikalikan dengan kecepatan aliran. Cross-section dilakukan dengan membagi lebar sungai menjadi beberapa segmen dan point sehingga dapat menangkap perbedaan bentuk dasar sungai. Kecepatan aliran diukur pada setiap segmen yang telah dibuat sehingga dapat digunakan sebagai data pengali untuk mendapatkan debit sungai yang lewat.
Instrumen Flow watch FL-03 Current Meter
Flowatch FL-03 adalah alat pengukur kecepatan arus air (current meter) portabel yang menggunakan sistem baling-baling (impeller). Alat ini dilengkapi dengan display digital yang menampilkan kecepatan aliran, temperatur, dan data waktu secara real-time. Dengan berbagai ukuran impeller (25 mm, 60 mm, dan model gantung), Flowatch FL-03 dapat digunakan di berbagai kondisi perairan, baik sungai, kanal, maupun laut. Berikut adalah spesifikasi dari peralatan Flow watch FL-03 Current Meter.
Gambar 1. Current Meter Flow Watch FL03
Hasil Survei Debit Sungai Musi
Pada pengukuran debit sungai, dilakukan 2 cross-section pengukuran arus, seperti Gambar berikut.
Gambar 2. Peta Cross Section Sungai untuk Pengukuran Arus Sungai
Gambar 3. Hasil Penampang Melintang Pada Line 1
Tabel 1 Perhitungan Debit Section 1
Berdasarkan hasil pengukuran, debit sesaat sungai pada saat survei diperoleh sebesar 645.95 m3/s di Cross-Section 1. Nilai debit di peroleh dari perhitungan kecepatan arus rata-rata yang berkisar 0.06 – 0.24 m/s dan luas penampang basah suangi pada Section 1 adalah 6259.87 m2. Nilai debit sesaat ini menunjukkan bahwa kondisi aliran sungai pada saat pengukuran berada dalam kategori normal, namun hal ini balik dengan pengaruh curah hujan, pasokan air dari hulu, serta kondisi morfologi sungai. Kecepatan aliran sungai tertinggi terukur pada bagian tengan sungai, sedangkan bagian tepi memiliki kecepatan relatif lebih rendah. Perbedaan debit antar segmen menunjukkan adanya variasi yang disebabkan oleh perubahan kemiringan dasar sungai, material sedimen, atau pengaruh vegetasi yang ada dibadan sungai
-
Tahun
2023
-
Layanan Jasa
Survei Hidrologi
-
Nama Klien
Pemerintah Kota Palembang